Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Cara Membuat Pupuk Kompos yang Gampang. Ingin tahu caranya, baca artikel dibawah ini,
Kerap sekali Anda maupun kita melihat daun kering yang berserakan dan hanya mengotori lingkungan saja, padahal daun kering ini bisa kita manfaatkan untuk membuat pupuk kompos dari daun kering.
Apasih itu pupuk kompos? Kompos merupakan salah satu dari jenis pupuk organik yang terbuat dari penguraian atau dekomposisi bahan-bahan organik yang dilakukan oleh mikroorganisme aktif seperti jamur dan mikroba.
Manfaat Penggunaan Pupuk Kompos Untuk Tanaman
1. Pupuk kompos dapat mengembalikan kesuburan tanah
2. Bisa menyediakan hormon dan vitamin yang baik bagi tanaman
3. Tanah yang tadinya asam bisa menjadi lebih netral jika diberi kompos
4. Dapat meningkatkan aktivitas mikroba yang ada dalam tanah
5. Bisa memperbaiki sifat fisik dan sifat kimia dari tanah
Alat dan Bahan Membuat Pupuk KomposĀ
1. Garpu taman
2. Dedaunan
3. Kantung sampah
4. Mesin pemotong rumput
5. Gunting rumput
6. Kotoran ternak
7. Pagar Kawat
8. Papan kayu
9. Garpu jerami
10. Sekop
Cara Membuat Pupuk Kompos Tahap 1

-
Membuat Tumpukan Kompos
1. Petama, kumpulkan dedaunan menjadi tumpukan yang berukuran minimal 1,2 x 1 m
Namun, juga tergantung dari ukuran tumpukan kompos yang akan di buat. Anda memerlukan dedaunan dalam jumlah yang banyak. Saat terurai dedaunan akan memecah dan menyusut sampai yang tadinya terlihat tumpukan besar akan mengecil dan tinggal separuh dalam rentang 6 bulan.
2. Kedua, perbanyak penggunaan daun yang mengandung kalsium tinggi
Daun kering ini juga sangat cocok untuk dijadikan kompos karena mengandung kalsium dan nitrogen yang tinggi dan akan memecah dalam waktu kurang dari setahun. Walaupun banyak daun yang lain yang dapat Anda buat, namun jenis ini bisa lebih cepat terurai dibandingkan jenis daun yang lain.
3. Ketiga, batasi jumlah daun yang rendah kalsium
Daun yang memiliki sedikit kalsium membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk terurai. Jadi, usahakan untuk tidak memakai daun tebal dan berkulit dalam tumpukan kompos Anda.
4. Keempat, kumpulkan daun di halaman sekitar rumah Anda
Anda bisa mengumpulkan banyak daun untuk pembuatan kompos, karena semakin banyak daun akan semakin baik.
5. Selanjutnya, sobek daun menggunakan mesin perajang rumput
Untuk mempercepat proses pengomposan, maka potong daun menjadi ukuran kecil-kecil. Apabila Anda tidak mempunyai mesin perajang rumput, maka Anda dapat menggunakan gunting dan memotongnya dengan manual.
6. Kemudian, campurkan potongan rumput ke tumpukan kompos daun
Dengan menambahkan rumput ke kompos, maka daun akan mempercepat proses penguraian. Biarkan daun terurai dengan sendiri dalam waktu yang sangat lama,oleh karena itu bisa Anda tambahkan rumput.
7. Setelah itu, campurkan kotoran ternak sebagai sumber nitrogen apabila Anda tidak mempunyai potongan rumput
Ini bisa menjadi bahan pengganti potongan rumput apabila Anda tidak mempunyainya, karena potongan rumput untuk sebagian orang sulit untuk diperoleh.
8. Terakhir, buang sampah dapur ke dalam tumpukan kompos agar meningkatkan nutrisi
Ketika kompos telah mulai terurai, maka Anda dapat menambahkan bahan organik ke tumpukan kompos Anda. Jangan memasukkan produk olahan seperti susu, roti padat atau juga daging ke dalam tumpukan kompos.
Cara Membuat Pupuk Kompos Tahap 2
-
Menentukan Lokasi Kandang Kompos
1. Pertama, siapkan kandang berdinding pagar kawat dengan panjang 1 m
Pagar kawat ini bisa memungkinkan udara mengalir melewati dedaunan kompos dan menahannya saling merapat jadi akan tetap lembap dan terurai dengan cepat. Lalu, isi kandang dengan dedaunan dan potongan rumput.
2. Kedua, letakkan kandang di atas tanah yang menyerap air dengan baik
Tujuannya agar kelembapan berlebih pada kompos bisa masuk ke dalam tanah. Pastikan juga untuk areanya tidak mudah tergenangi oleh air.
3. Terakhir, pastikan posisikan kompos di tempat teduh untuk mengurangi hilangnya kelembapan
Letakkan tumpukan kompos ini di lokasi yang dapat menerima sebagian sinar matahari agar kelembapannya terjaga.
Cara Membuat Pupuk Kompos Tahap 3
-
Membalikkan dan Menggunakan Kompos
1. Pertama, siram tumpukan setiap 1 minggu sekali menggunakan selang
Ketika cuaca kering, maka sirami tumpukan kompos dengan air selang selama 1 minggu sekali. Tujuannya agar kelembapannya terjaga.
2. Kedua, aduk kompos setiap 2 minggu sekali dengan sekop atau garpu jerami
Tancapkan garpu jerami kemudian putar searah jarum jam dan campurkan sampai semuanya terbalik.
3. terakhir, campurkan kompos yang sudah jadi dengan tanah kebun setelah 4-9 bulan
Pembuatan kompos sudah selesai dan kompos siap untuk digunakan. Kompos ini bisa menimbulkan bau tanah, dan terasa rapuh serta tebal. Untuk penggunaan kompos, bisa taruh 7,5-10 cm pada atas tanah kebun atau pot tanaman.
Saya adalah seorang penulis di resep2masakan.com yang memiliki hasrat besar terhadap teknologi, khususnya teknologi IT. Saya juga senang untuk terus belajar dan membagikan informasi tentang bisnis maupun tips terkini.