October 7, 2026
photo

Cara melembutkan kelapa parut kering lebih mudah dengan mengunakan mesin pemarut kelapa, Parutan kelapa adalah bahan yang digunakan untuk makanan penutup populer seperti pai, kue, makaroni dan juga jajanan pasar dari kelapa parut.

kamu bisa membeli kelapa parut kering dari toko-toko, tetapi jika kamu mau kelapa parut baru, itu hanya masalah memperoleh kelapa dan juga mengikuti beberapa setep sederhana untuk memarutnya. Untuk parut kelapa, kamu harus memecahnya terlebih dahulu, lalu gunakan parut kelapa kotak untuk memarutnya.

Kemudian, kamu bisa mengeringkan serpihan kelapanya menggunakan oven atau mengunakan dehidrator agar mendapatkan tekstur yang sama dengan kelapa parut yang dari toko-toko. Untuk proses pemarutan kelapa yang lebih jelas, simaklah penjelasannya berikut ini.

Cara Melembutkan Kelapa Parut kering

Cara Melembutkan Kelapa Parut Kering

Baca Juga: manfaat buah kelapa tua


1. Membeli dan Membuka Kelapa

Saat membeli kelapa pilihlah yang bebas dari retakan dan juga kerusakan.
Sebelum kamu membeli kelapa, periksa terlebih dahulu seluruh permukaannya untuk memastikan bahwa tidak ada retakan ataupun jamur di atasnya.

Kelapa sehat itu berat karena berisi dengan air. Kocok kelapa untuk mengetahui apakah kamu bisa merasakan cairan di dalamnya. Air kelapa ini mampu menjaga daging kelapa putih dari kekeringan.

2. Memotong-motong Kelapa dengan Food Processor

Bersihkan daging kelapa yang putih dari kulitnya.
Memakai parutan buah atau sendok untuk mencungkil daging yang putih dari kulit di sekitarnya. Jika kelapa kamu berkeping-keping, kamu dapat memotong kulit menggunakan pisau yang cukup tajam.

Potong daging kelapa menjadi potongan kecil.
Jika daging kelapa kamu keluar dengan potongan besar, mungkin tidak cocok dengan food processor kamu. karena itu, potong potongan kelapa tersebut menjadi kotak yang lebih kecil sehingga dapat masuk ke dalam food processor kamu.

Masukkan kelapa dalam food processor.
Ambil potongan-potongan kelapa putih yang sudah kamu potong, taruh ke dalam food processor kamu dan nyalakan selama 10-15 detik.

Hentikan food processor dan juga kumpulkan kelapa dari sisi-sisi pisau food processor.
Buka bagian atas prosesor dan juga jadikan satu kelapa yang menempel di sisi prosesor.

Giling kelapa lagi.
Lanjutkan pengolahan kelapa sampai mencapai konsistensi yang kamu inginkan. Setelah selesai menggilingnya, kamu dapat memasukkan parutan kelapa tersebut ke dalam kulkas ataupun mengeringkannya. Supaya serpihan kelapa segar akan tetap baik di kulkas hingga dua hingga tiga harian.

3. Memarut Kelapa dengan Parutan Kotak

Pisahkan daging kelapa dari kulit.
Cungkil kelapa dari kulit dengan memakai parutan buah di antara daging putih dan juga kulit coklat. Potongan kelapa yang cukup besar dan lebih mudah untuk diparut ketika kamu menggunakan parutan kotak.

Pegang parutan dengan pegangan.
Gunakan tangan kiri, pegang dibagian pegangan atas parutan kotak dan juga pegang dengan erat-erat. Saat kamu sedang memarut, gunakan lengan kamu buat menjaga parutan yang ditekan rapat di atas talenan atau meja.

Pegang kelapa di atas lubang parutan dan juga parut maju mundur.
Gunakan lubang besar pada parutan jika kamu ingin mendapat serpih kelapa yang lebih besar dan lubang sedang atau kecil untuk serpih yang lebih kecil. Ambil daging kelapa putih menggunakan tangan kanan kamu dan gerakkan bolak-balik ke lubang parutan.

4. Mengeringkan Kelapa

Masukan parutan kelapa ke atas lembaran oven ataupun nampan.
Ambil kelapa parut kamu lalu ratakan secara merata ke atas kertas masak. Gunakan tisu kertas buat menepuk-nepuk serpihan dan juga buang air sebanyak mungkin sebelum kamu mengeringkannya.

Masukkan parutan kelapa ke dalam oven konveksi dengan waktu kira-kira dua jam.
Tempatkan parutan kelapa ke dalam oven dengan suhu konveksi 100-125° F (40-50° C) selama 2 jm. Hal ini akan dilakukan supaya mengeluarkan uap air dari kelapa dan juga mengeringkan serpihan kelapa.

Dehidrasi parutan kelapa selama 6 jm pada suhu 130° F (54.4° C).
Jika kamu memiliki drehydrator, kamu dapat menggunakannya untuk mengeringkan kelapa kamu dari pada oven. Letakan serpihan di dalam dehidrator dan juga biarkan mengering selama delapan hingga sepuluh jm.

atau cukup lama hingga kering sesuai dengan keinginan kamu. Parutan kelapa yang sudah dikeringkan akan bertahan kira-kira selama 2-3 bulan dalam kemasan kantong plastik zip.

5. Cara Mengawetkan

Saat bulan puasa banyak makanan dan juga kue-kue dibuat dari kelapa segar. Agar kelapa segar dapat disimpan beberapa hari perlu disimpan dengan cara yang baik. Kelapa segar yang masih utuh sebaiknya dibiarkan terlebih dahulu dengan airnya.

Karena air di dalam kelapa bermanfaat untuk menjaga kelapa tetap renyah dan juga segar. Cukup bungkus dengan kertas lalu simpan utuh dalam lemari es ataupun suhu ruangan. Kelapa dapat tahan hingga seminggu lebih dalam kulkas/lemari es.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *