Jenis Jenis Pupuk Kompos
Howdy teman teman! pasti kalian kerap sekali mendengar penggunaan pupuk kompos disebutkan ketika kita membahas mengenai kesehatan tanaman ataupun kesuburan hasil panen. Kalian tahu tidak sih kalau pupuk kompos sangatlah beragam. Pasti beberapa dari kalian kaget karena biasa orang akan menyebutnya tanpa mengetahui bahwa jenis jenis pupuk kompos itu ada banyak. Kali ini kita akan bahas apa aja sih jenis jenis nya.
Pengertian Mengenai Pupuk Kompos
Apa sih pupuk kompos itu? Pupuk kompos adalah pupuk yang terbentuk karena terjadinya penguraian sampah organik yang dilakukan oleh mikroorganisme dan menyebabkan terjadinya pelapukan pada saat proses pengomposan terjadi.
Jenis Jenis Pupuk Kompos

Seberapa banyak sih jenis jenis pupuk kompos yang ada? kali ini kita akan membahas kurang lebih sebanyak 6 jenis. Kira kira mengapa ya kompos bisa memiliki keberagaman sebanyak itu, langsung saja kita bahas.
1. Jenis Pupuk Kompos Cair
Pernahkah teman teman melihat bagaimana bentuk dari pupuk kompos cair? Pembuatan kompos cair sendiri menggunakan teknik pengomposan basah. Kompos cair dipercaya lebih mudah untuk diserap oleh akar karena teksture nya yang cair pastinya dan proses penyerapannya lebih cepat ke akar di bandingkan dengan kompos lainnya.
2. Pupuk Kompos Hijau
Kompos Hijau merupakan salah satu jenis dari kompos. Pupuk ini terbentuk dari sampah organik seperti dedaunan, rumput, sayuran, atau sisa buah buahan. Poin plus yang dimiliki dari pupuk kompos hijau ini yaitu dari khasiat protein yang dimilikinya.
3. Pupuk Kompos Cokelat
Kalau kompos hijau terbuat dari sampah organik seperti dedaunan, rumput, sayuran, dan sisa buah kompos coklat tidak jauh berbeda dari kompos hijau. Pupuk kompos coklat ini terbuat dari bahan yang sama seperti kompos hijau, tetapi bahan yang sudah kering. Seperti dedaunan kering, sisa serutan kayu, rumput kering, nah yang seperti itu.
4. Jenis Pupuk Kompos Aerob
Kompos ini terbuat dengan proses pengomposannya yang melibatkan oksigen. Kompos aerob sendiri menggunakan bahan dasar sampah organik seperti umunya, seperti sisa tanaman ataupun sisa kotoran hewan bahkan kedua bahan itu di campur. Pada intinya cara pengomposannya harus melibatkan oksigen.
5. Vermikompos
Vermikompos merupakan jenis kompos yang memanfaatkan hewan yaitu cacing tanah dalam proses pembentukannya. Cacing tanah akan di tempatkan dengan bahan bahan organik seperti dedaunan, rumput, sayuran, ataupun sisa buah lalu membiarkan cacing cacing itu mengonsumsi nya hingga merubah pupuk menjadi pupuk yang bernutrisi.
Jenis kompos ini biasanya menggunakan cacaing merah dala proses pengomposannya. Hasil pupuk yang dihasilkan lebih bernutrisi karena kompos ini terbentuk dari hasil sisa kotoran yang dihasilan dari cacing yang mengonsumsi sampah organik itu tadi.
6. Kompos Bokashi
Jenis pupuk kompos terakhir yang akan kita bahas yaitu bokashi. Pupuk bokashi adalah pupuk yang berasal dari bahan bahan organik tetapi disertai tambahan berupa cairan aktivasi seperti cairan EM4. Untuk pembuatan pupuk bokashi sendiri juga sama dengan pembuatan kompos pada umumya.
Kesimpulan
Pada intinya yang dimiliki pupuk kompos sangat banyak dan beragam. Yang tadi kita sebutkan hanyalah Sebagiannya, Hal ini bisa di bedakan dan di kategorikan berdasarkan bahan dasar organik yang digunakan, bisa juga dari bahan campuran yang kita gunakan, ataupun dari bagaimana metode pengomposan yang digunakan.
Pupuk kompos sendiri juga merupakan hasil pengolahan yang berdampak baik untuk lingkungan. Membuat lingkungan menjadi bersih dari sampah sampah yang tidak di olah dengan baik, dan juga membuat unsur tanah menjadi lebih subur dan meningkatkan efektifitas mikroorganisme tanah.